DPS Gaet Pokja Untuk Sosialisasi Hiv-Aids

DPS Gaet Pokja Untuk Sosialisasi Hiv-Aids

PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero) atau DPS mengadakan acara sosialiasi tentang Hiv-Aids yang bekerja sama dengan Kelompok Kerja atau Pokja. Permasalahan Human Immunodeficiency Virus (HIV), Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dan Infeksi Menular Seksual (IMS) menjadi pokok pembahasan ini.

Acara DPS ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang HIV, AIDS dan IMS lainnya. Tentunya hal ini perlu diseriusin lantaran Surabaya yang merupakan tempat PT Dok berada berada di kota itu. Sementara dari data yang telah dihimpun, di Jawa Timur sendiri, pengidap HIV/AIDS terbanyak berada di Surabaya. Untuk tingkat nasional, Surabaya berada pada peringkat ke-2 dalam jumlah pengidap HIV/AIDS.

Menurut ketua Pokja, pada tahun 2016 silam, sebanyak 19.505 orang terinveksi mengidap HIV/AIDS di Surabaya. Tentunya jumlah ini akan terus bertambah apabila masyarakat khususnya yang bekerja tidak memahami tentang pencegahan dan penularan penyakit berbahaya ini.

HIV sendiri merupakan virus membuat daya tahan dan kekebalan tubuh yang terjangkit penyakit ini melemah dan gampang terkena penyakit lainnya. AIDS sendiri merupakan kumpulan penyakit yang membuat dampak tubuh melemah dan hingga kini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini.

PT Dok mendorong acara ini untuk berperan aktif dalam mensosialisikan HIV/AIDS juga turut membantu dalam pencegahan dari lingkungan kerja. Memang sosialisasi seperti ini sangat diperlukan bukan hanya dalam lingkup kerja seperti yang dilakukan oleh PT Dok, namun untuk masyarakat luas lainnya.

Di masyarakat sendiri, masih banyak kekeliruan tentang informasi HIV/AIDS sehingga sosialisasi tentang penyakit berbahaya ini harus sering dilakukan.

Dalam acara ini juga PT Dok bersama Pokja membagikan kondom pada akhir acara. Kondom sendiri merupakan alat kontrasepsi yang dianjurkan digunakan untuk menghindari penyakit kelamin dan penyakit menular berbahaya lain termasuk HIV/AIDS.