PT Dok dan Perkapalan Surabaya di Kunjungi Kementrian

PT Dok dan Perkapalan Surabaya di Kunjungi Kementrian

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu mengunjungi PT Dok dan Perkapalan Surabaya ditemani oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.

Acara ini sendiri turut dihadiri beberapa undangan, dan Direksi serta pimpinan dari PT Dok pun turut menemani akan kunjungan yang dilakukan oleh Luhut Panjaitan itu.

PT Dok memang tengah mendapat perhatian, khususnya dengan beberapa infrastruktur yang terus bergulir. Salah satu agenda acara kedatangan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman RI tersebut adalah membahas tentang Floating Dok I. Pada dok tersebut, tengah terdapat perbaikan kapal Renny II dan SV.

Dengan kedatangan dari Menteri Luhut Binsar ini, penanganan serta layanan yang menjadi tanggung jawab PT Dok diyakini akan menjadi lebih terdorong lebih cepat. Ada pun saat ini layanan dari Persero ini memang sedang gencar melakukan perbaikan dan peningkatan layanan yang sudah baik.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memang masih memiliki banyak pekerjaan rumah(PR) untuk diselesaikan. Sebagai negara yang memiliki banyak pulau, Indonesia secara infrastruktur belum penuh memadai untuk transportasi dalam perjalanan laut. Untuk itu, peningkatan dari setiap segmen Kemaritiminan menjadi salah satu hal yang terus digenjot untuk sesegera mungkin diselesaikan oleh pemerintahan.

Kunjungan kementerian yang bersangkutan ini pun sekaligus untuk mengontrol dan memotivasi pihak terkait agar layanan yang diberikan dapat lebih baik lagi dan lebih meningkat.

Floating Dock 5 Surabaya, FD Terbesar di PT Dok

Floating Dock 5 Surabaya, FD Terbesar di PT Dok

PT Dok yang merupakan perusahaan kapal yang memiliki Floating Dock yang besar. Floating Dock yang dimaksud adalah Floating Dock Surabaya V.

Floating Dock milik PT Dok ini memiliki luas dan kapasitas yang lebih besar dibanding dengan Floating Dock lainnya. Kapal ini dapat menampung sekitar 6000 TLC dan dapat menampung muatan maksimal hingga 6500 DWT. Tercatat ada beberapa kapal yang pernah melakukan pengedokan dengan Floating Dock V ini. Kapal-kapal itu antara lain kapal KM. Tonasa Lines XVI dan KM. Sirimau.

Sebagai info Floating Dock(dok apung) adalah bangunan dari baja yang dapat mengapung dilautan. Umumnya memang Floating Dock terbuat dari bahan Baja, dengan bahan ini, otomatis bangunan dok menjadi lebih kebal.

Salah satu keunggulan lain dari Floating Dock adalah dapat dipindahkan keperairan lainnya, serta biaya pembuatannya pun lebih murah jika dibandingkan dengan Graving Dock. Graving Dock sendiri dengan kapasitas yang sama, lebih mahal 3 hingga 4 kali lipat dari Floating Dock. Meskipun lebih murah, kualitas dari Floating Dock tak perlu diragukan.

Berikut spesifikasi serta ukuran utama dari Floating Dock Surabaya V :

Panjang Ponton : 138.52 M

Panjang Keseluruhan : 152.52 M

Lebar Dalam : 26.40 M

Lebar Luar : 33.60 M

Tinggi Keseluruhan : 14.00 M

Tinggi Sampai Safety Deck : 10.00 M

Draft Maksimum Kapal Naik Dok : 7.50 M

Draft Maksimum Dok : 12.20 M

Draft Saat Pengedokan : 2.90M