Singapura Dorong Kemaritiman Global Lebih Besar

Singapura Dorong Kemaritiman Global Lebih Besar

Singapura telah meluncurkan sebuah rencana baru, Sea Transformasi Industri Transportasi Laut (ITM), dalam upaya untuk meningkatkan nilai tambah industri sebesar SGD 4,5 miliar (USD 3,4 miliar) pada tahun 2025.

Inisiatif khusus telah disusun di bawah Sea Transport ITM, yang dipresentasikan pada 12 Januari di Singapore Maritime Foundation New Year Cocktail Reception, untuk mengkatalisis inovasi, mendorong peningkatan produktivitas, serta meningkatkan keterampilan angkatan kerja maritim.

Dikembangkan oleh Maritime and Port Authority of Singapore (MPA) dalam kemitraan dengan industri, serikat pekerja dan lembaga pemerintah lainnya, Sea Transport ITM dibangun berdasarkan rencana jangka panjang MPA untuk mengembangkan pelabuhan generasi berikutnya di Singapura dan memperkuat pusat maritim internasionalnya (IMC ).

Tujuannya adalah untuk menumbuhkan nilai tambah sektor ini sebesar SGD 4,5 miliar dan menciptakan lebih dari 5.000 pekerjaan bagus pada tahun 2025.

Pada peluncuran ITM, lima Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani antara MPA dan berbagai mitra tripartit untuk menggarisbawahi komitmen kolektif para pemangku kepentingan untuk mendorong inovasi, produktivitas dan pengembangan sumber daya manusia dalam transformasi Maritime Singapore.

Industri maritim menyumbang 7% Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura dan mempekerjakan lebih dari 170.000 orang. Pada tahun 2017, didorong oleh perbaikan dalam pertumbuhan perdagangan global dan reposisi aliansi pelayaran utama, throughput peti kemas Singapura meningkat sebesar 9% menjadi 33,7 juta TEUs, dari 30,9 juta TEUs pada tahun 2016. (Lihat Lampiran F untuk Kinerja Pelabuhan Singapura pada tahun 2017 .)

“Strategi dan target yang ditetapkan oleh ITM tidak diragukan lagi ambisius. Tetapi dengan kemitraan yang kuat dari industri, serikat pekerja dan lembaga pemerintah seperti SkillsFuture Singapore and Workforce Singapore, saya yakin bahwa kita dapat mencapai visi kita untuk Singapura menjadi Hub Maritim Global untuk Konektivitas, Inovasi dan Bakat, “Lam Pin Min , Kata Menteri Luar Negeri (SMS) Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan.

Singapura sendiri merupakan negara kecil yang terletak di Asia Tenggara. Meskipun negara ini tidak termasuk negara besar, namun dari sektor industri dan kemarmitiman menjadi salah satu kekuatan dari ASEAN. Mendorong sektor kemaritiman menjadikan Singapura jadi contoh bagi negara yang ada disekitarnya yang dapat memanfaatkan sektor semaksimal mungkin.