8 Kru Dievakuasi Dari Kapal Barang Turki Yang Tenggelam di Kroasia

8 Kru Dievakuasi Dari Kapal Barang Turki Yang Tenggelam di Kroasia

Delapan awak kapal kargo Turki Haksa telah dievakuasi setelah kapal barang itu mulai tenggelam saat berlangsung di Laut Adriatik, sekitar 16 mil laut dari Pulau Jabuka Kroasia, Kementerian Laut, Transportasi dan Infrastruktur Republik Kroasia mengatakan pada hari Minggu.

Panggilan marabahaya dikirim pagi hari Minggu pagi sekitar pukul 04.00 pagi setelah kapal mulai mengambil air, yang membanjiri ruang mesin kapal.

Agen penyelamatan Kroasia dan Italia meluncurkan operasi penyelamatan terkoordinasi dan memperingatkan semua kapal di sekitar insiden itu.

Kapal tanker berbendera Italia, Valcadorea, yang paling dekat dengan situs itu, dialihkan dan berhasil mencapai kapal yang terkena dampak itu dalam waktu singkat untuk mengevakuasi awak kapal.

Delapan anggota kru dari total tiga belas, 11 Turki dan dua warga negara India, dievakuasi. Namun, kapten kapal dan empat anggota awak lainnya tetap berada di kapal untuk mencoba tetap mengapung sampai unit penyelamat tiba.

Seperti diungkapkan, anggota awak yang dievakuasi dibawa ke Split, Kroasia.

Tidak ada polusi atau tanda yang terdeteksi

Kementerian itu mengatakan bahwa tidak ada polusi maritim yang terdeteksi, namun, karena kapal mengangkut 3.000 ton sinter magnesit dan berisi 70 ton bahan bakar dan minyak pelumas, kru respon diletakkan ‘dalam keadaan siaga’ untuk membatasi dan mencegah polusi potensial. dari kapal kargo.

Tim penyelam yang dikirim ke tempat kejadian pada sore hari memutuskan bahwa kapal tersebut mengalami kerusakan pada sisi kiri belakang lambung kapal. Lambung yang rusak itu sementara disegel dan air masuk berhasil dihentikan, kementerian diinformasikan dalam pembaruan.

Akibatnya, diputuskan untuk menarik kapal yang bermasalah ke galangan Brodotrogir di Trogir untuk diperbaiki.

Untungnya insiden ini tidak menelan korban jiwa sejauh ini, dan hanya mengakibatkan kerugian material yang belum ditaksir hingga saat ini.