PT Dok Perkuat Daya Saing Di Industri Pertahanan

PT Dok Perkuat Daya Saing Di Industri Pertahanan

PT Dok dan Perkapalan Surabaya atau DPS merupakan BUMN dalam bidang perkapalan dan terus meningkatkan layanan yang ada. Baru-baru ini, DPS juga mengikuti pameran Indodefence di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Turut sertanya DPS ini adalah untuk memperlihatkan inovasi milik DPS pada bidang kelautan khususnya pertahanan.

Modernisasi kapal perang yang merupakan barang sudah lama berhasil dimodernisasi oleh DPS dan sudah berada di Mid Life Modernization(MLM) atau batas usia ekonomis.

Adapun turut sertanya DPS dalam acara di JIExpo, Kemayoran, Jakarta ini adalah memperkenalkan produk unggulan yang telah berhasil dilakukan oleh DPS. Nantinya juga, hasil produk yang dihasilkan oleh DPS akan dipasarkan untuk angkatan laut negara sahabat. Yang tidak kalah penting adalah, Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan Laut(AL) dapat memanfaatkan pula produk yang berhasil diperbaharui dengan inovasi milik DPS.

Kapal perang dari MLM mulai dari repowering, replating, overhaul dan pergantian alat elektronik yang dibutuhkan serta Combat Manangement System(CMS) untuk teknologi terkini dan strategi pertempuran daerah laut.

Flagship Korvet TNI AL, KRI. Fatahillah-361 era 80an menjadi produk MLM pertama yang suskes dan selesai dengan kualitas sangat baik. Ini menjadi pertanda bahwa proyek ke depan pun akan positif.

SelainĀ Korvet TNI AL, KRI. Fatahillah-361 era 80an, DPS juga berhasil melakukan perbaikan pada kapal lainnya seperti KRI Dr. Soeharso (990), KRI Surabaya (591), KRI Makassar (590), KRI Hasan Basri (382), KRI Salawaku (842)

Perwakilan dari DPS mengatakan, dengan keberhasilan DPS memperbaiki kapal yang lawas dan melakukan modernisasi sebagai bukti bahwa DPS kompeten dalam melakukan reparasi kapal militer dan tentu saja reparasi ini sudah sesuai dengan standar internasoinal sepertiĀ ISO 9001:2008 dan OHSAS 18001:2007.

DPS sendiri sudah berdiri sejak tahun 1910 dan terus mendukung program Poros Maritim pemerintah. DPS sebagai perusahaan negara terus melakukan inovasi dan dukungan dalam program pemerintah khususnya dalam bidang kemaritiman. Dengan adanya DPS, kapal dapat melakukan moderniasi kapal yang sudah tua dan menghasilkan kapal perang dengan standar internasional.